Manis Pahitnya Kehidupan

“ketika seseorang ingin berubah”

Sebuah penyesalan November 29, 2009

Filed under: Renungan — lucky @ 04:38

Sendiri di satu pagi memandang cerahnya hari dengan udara yang sejuk. Membuatku selalu berfikir, mengapa seindah ini dunia yang Engkkau ciptakan bagi kami. Membuatku selalu bertanya, apa yang Engkau harapkan ketika mencipta aku dan semua keindahan ini. Satu hal yang sangat tidak kupahami tetapi menjadikanku dengan tulusnya menyatakan bahwa ternyata Engkau sangat mencintaiku.

Suatu hal yang indah yang telah kuperoleh dari Mu. Tetapi apa balasku, aku bahkan lalai dengan apa yang Engkau tugaskan padaku. Lalai saja tidak cukup, bahkan aku melakukan hal hal yang Engkau larang melalui kitab dan rasul Mu. Sungguh apa yang bisa kukatakan mengenai semua ini, semua menjadi sebuah tuak yang menghinakan aku.

Aku ingin hidup seribu tahun lamanya agar aku bisa memperbaiki semua kelakuanku selama ini. Tetapi apakah itu bisa menjamin bahwa diriku tidak akan kembali melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya, untuk ketiga kalinya atau bahkan untuk kesekian kalinya. Sama sekali tidak menjamin, karena aku hanyalah seorang manusia tempatnya dosa dan kesalahan.

Malu sekali diriku ketika melakukan kesalahan, kemudian bersimpuh di malam Mu tetapi keesokan harinya aku melakukan kesalahan yang sama. Teramat sangat malu diriku untuk kembali meminta maaf Mu, sehingga diriku menjadi salah satu manusia yang tergolong munafik. Aku selalu bilang aku sudah melakukan apa yang Engkau perintahkan tetapi aku sendiri tak tahu apa itu kulakukan karena cintaku kepada Mu atau hanya kulakukan sebagai kewajibanku saja. Sungguh hinanya diriku ya Rabb.

Ya Rabb berilah aku sedikit kekuatan untuk menangkal godaan makhluk Mu yang selalu mengajakku ke dalam kebathilan. Bantulah aku agar bisa bersanding dengan umat umat Rasul Mu di surga yang telah Engkau sediakan untuk beliau. Tambahkanlah rasa cinta ku kepada Mu ya Rabb agar aku dapat selalu melakukan apa pun yang Engkau perintahkan kepadaku. Agar aku senantiasa beribadah karena kecintaanku kepada Mu.

 

Kisah Seekor Burung Kecil November 28, 2009

Filed under: Cerita Ajah... — lucky @ 10:13
Tags:

Lama banget dah ga pernah nulis,, bisa dibilang jadi rada kaku untuk menuangkan kata-kata dalam sebuah tulisan. Tapi jika semuanya tak pernah tertuang, akan menjadi apa hidup ini, hampa..hihi..

Ada satu kisah yang benar-benar mengena dalam hidupku ini. Kisahnya kurang lebih seperti ini. Di suatu waktu ada seekor burung kecil bersama keluarga dan saudaranya. Ketika beranjak dewasa saudaranya berlatih untuk terbang, walaupun dengan tertatih-tatih mereka berusaha untuk terbang dan lambat laun mereka semua bisa terbang.

Lalu apa yang terjadi dengan satu burung, ia tidak berusaha untuk terbang. Ketika saudaranya sibuk belajar untuk terbang, ia hanya diam saja dan tak peduli apa yang dikerjakan oleh saudara-saudaranya yang lain. Hingga suatu ketika pada saat mereka akan pergi, si burung kecil merasakan sayapnya kaku tak bisa digerakkan. Ia berusaha keras mengepakkan sayapnya tetap saja sia-sia usaha yang ia lakukan.

Burung kecil itu hanya bisa terdiam meratapi nasibnya. Ia tak pernah bisa memutar kembali waktu untuk membalikkan keadaan. Ia pun hidup dengan ketidakmampuannya untuk terbang dan menyesali hal yang dilakukannya dulu.

Cerita di atas sedikit menyentil diriku,,hehe.. Memang penyesalan itu ga akan pernah terjadi di awal, pastinya di akhir. Tapi gimana caranya supaya kita membuat penyesalan itu menjadi kekuatan kita untuk menjalani hari ke depannya.. Banyak hal yang dulu memang enggan sekali kulakukan tetapi hal itu jadi salah satu hal terpenting. Untungnya aku belu terlambat dan bisa memperbaiki semua walaupun dilakukan di tengah-tengah.

 

Percaya dan Mempercayakan October 14, 2009

Filed under: Cerita Ajah... — lucky @ 21:57

Tau ga sih bedanya percaya ama mempercayakan. Awalnya sempet bingung juga sampai denger satu kisah, di suatu negara ada sebuah kompetisi melewati seutas tali menyebrangi air terjun dengan imbalan berupa uang yang sangat banyak. Banyak orang yang mengikuti kompetisi ini, tetapi banyak juga yang mundur dari kompetisi ini karena merasa ragu dan ketakutan.
Hingga ada seorang bapak yang dengan berani menyebrangi seutas tali tersebut dan berhasil

Setelah keberhasilan orang tsb, diadakanlah jumpa pers dan orang tsb ditantang untuk mengulangi keberhasilannya. Sebelumnya ia bertanya ‘apakah rekan2 percaya saya dapat melakukannya lg?’. Semua orang yang ada disana menjawab ‘percaya’. Orang tsb lalu berbicara ‘jika semua percaya, adakah salah satu dr kalian yg bersedia ikut dgn saya?jgn khawatir, akan saya gendong’.
Seluruh orang dsana terdiam hingga ada satu anak yg bilang ‘saya mau’.
Setelah anak tersebut menyatakan diri bersedia, kemudian dipersiapkanlah segala sesuatu yang berhubungan dengan hal yang seperti sebelumnya yaitu tali yang dibentangkan di atas air terjun niagara. Pada saat semua persiapan sudah matang, lelaki tersebut bersiap-siap menyebrang dan mengajak anak tersebut naik ke atas punggungnya. Dengan hanya bantuan sebatang tongkat sebagai penyeimbang lelaki tersebut berhasil menyebrangi air terjun niagara dengan baik.
Semua orang terperangah takjub menyaksikannya. Penghargaan kembali diberikan kepada dua orang tersebut, pada saat junpa pers justru sang anak kecillah yang menjadi pusat perhatian dan memperoleh satu pertanyaan ‘Nak, mengapa kau bersedia untuk ikut bersama orang itu untuk menyebrangi air terjun niagara?’. Dengan santainya anak tersebut menjawab ‘karena beliau itu adalah ayah saya’. Orang-orang terkagum-kagum atas jawaban sang anak.

Dari cerita tersebut dapat kita ambil sedikit hikmah bahwa selama ini orang selalu saja berucap ‘saya percaya bahwa Allah itu ada’ tetapi kadang kita lupa untuk mempecayakan diri kita kepada-Nya dengan cara tidak pernah menerima takdirnya. Kita kadang selalu mengeluh akan apa yang menjadi musibah bagi kita, padahal bisa saja Allah menjadikan orang yang tingkatannya lebih mulia setelah melalui musibah tersebut. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu tentang umatnya, dan Ia tak akan pernah memberikan cobaan yang tidak bisa kita hadapi.
Jika kita percaya akan kebesaran Allah maka tak ada salahnya juga kita mempercayakan diri kita terhadap-Nya, karena apapun yang diberikan Allah pasti itu yang terbaik bagi kita.

 

Keliling Bandung cari background buat Foto,,, April 12, 2009

9 April 2009 di saat orang-orang sedang sibuk mengurusi pesta demokrasi Indonesia dalam pemilihan anggota legislatif, menjadi waktu yang sangat tepat untuk melaksanakan cita-cita yang sudah terpendam cukup lama dalam hati masing-masing dari kami. Sebenarnya rencana sudah dibuat sejak bertahun-tahun lalu tapi apa daya apabila kesibukan dan kehadiran menjadi hal yang sangat penting dalam hal ini dan teramat sangat tidak dapat diabaikan.

Alhasil jadilah momen pemilihan umum 2009 (baca:pemilu 2009) ini dijadikan tanggal yang bersejarah dalam penyelesaian salah satu cita-cita kami. Bandung memang selalu mengundang kami untuk menikmati keindahannya, coba aja keliling Bandung pastinya banyak tempat-tempat yang menunjukkan taring keindahannya dan secara tidak langsung membuat kita tidak rela untuk tidak mengabadikannya. Itulah yang selalu menjadi cita-cita kami, walaupun cita-cita itu hanya berawal dari obrolan singkat ketika kami sedang berkumpul bersama.

Tak lupa menunaikan kewajiban sebagai warga negara, kami melalui petualangan menjelajahi Bandung nan indah ini dengan “mencontreng” di pagi hari. Setelah kewajiban tertuntaskan, beranjaklah kami ke tempat-tempat yang menjadi tujuan kami sejak lama. Rute perjalanan belum kami tentukan tapi kami segera pergi agar tidak gagal oleh satu dan lain hal, maklum biasanya kalau direncanakan kemungkinan gagal selalu muncul. Di awal perjalanan akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi tempat-tempat yang terdekat dari lokasi rumah kami.

Monumen, lokasi pertama yang kami datangi mengingat disini view nya asyik buat dijadikan background kami berfoto.  Walaupun terdapat di pusat kota tepatnya beberapa ratus meter dihadapan Gedung Sate tetapi tidak kami lupakan untuk mengunjunginya. Selain kami, ternyata terdapat beberapa orang yang sedang hunting foto disini, ya walaupun harus menunggu background karena bergantian foto disana tidak mengurangi semangat kami untuk foto disana.

Gedung Sate, lokasi kedua yang mungkin termasuk bangunan bersejarah layaknya monumen. Disini kami menemui kejadian unik. Kalau di monumen tadi kita bergantian foto dengan turis lokal tapi disini kita bertemu dengan turis asing. Sepertinya turis asing itu berasal dari Belanda mengingat ketika mereka sedang mengobrol bahasa yang digunakan tidak kami mengerti. Tetapi turis asing itu baik sekali, salah satu dari mereke malah menawari untuk menjadi juru foto mereka. Jadilah kami memiliki foto dengan jumlah anggota lengkap di depan Gedung Sate ini. Parahnya lagi, ketika kami akan beranjak pergi, mereka malah meminta kami untuk tetap disana dan meminta foto kami dengan kamera mereka. Tidak hanya satu orang ternyata yang memoto kami tetapi ada sekitar tiga atau empat orang, serasa jadi model dadakan saja.

Braga, lokasi ketiga pasti semua orang sudah pernah mendengar lokasi ini, atau bahkan sudah berfoto di daerah ini. Untungnya kami mengambil waktu yang tepat di saat pemilu sehingga jalan braga sedang sepi jadinya kami tidak terlalu malu untuk berfoto di sekitar braga, mengingat braga tepat berada di salah satu jalan utama yang ramai sekali digunakan. Selesai dari tempat ini kami beranjak pulang mengingat hari sudah menuju sore.

Tak terasa rasanya apabila kami telah melalui hari selama ini, akhirnya terakhir sesi pemotretan kami akhiri di jalan raya pasopati. Setelah itu kami akhiri petualangan kami dengan makan di sebuah mall dan pulang serta melepas lelah di kos salah satu dari kami. Petualangan yang menyenangkan sekaligus melelahkan tatapi hati kami menjadi senang karena akhirnya dapat menyelesaikan salah satu cita-cita kami.

 

KehiLAngan keIngiNAn meNuLis,,, April 8, 2009

Filed under: My Stories — lucky @ 05:04
Tags:

Jarang banget sekarang menulis, entah mengapa dan tak tahu apa yang terjadi membuat pikiran ini menjadi tak sinkron dengan keinginan. Banyak hal yang mungkin bisa dijadikan sebagai topik dalam sebuah tulisan tapi keinginan menulis ini hilang begitu saja sampai tak berbekas,,haha,, Lebay mode : ON…

Kadang menasehati orang untuk menulis dalam sebuah blog atau bahkan diary sungguh sangatlah mudah. Tapi masalahnya lain apabila kita sedang tidak memiliki keinginan untuk itu, alhasil jadinya kosonglah berlembar-lembar buku diary yang pada awalnya sangat rapi terisi barisan kata-kata atau lama tak ter-updatenya blog yang di awal dihias2 sedemikian rupa.

Pernah sekali berbincang dengan salah seorang rekan mengenai mengelola sebuah blog atau membuat sebuah tulisan. Memang banyak dari kita membuat suatu tulisan dianggap sebagai beban dan inilah yang biasanya menjadikan keinginan menulis ini menjadi pasang surut layaknya ombak la. Dan solusinya memang sangat simple, biarkan kita menulis dalam mood apapun baik itu dalam keadaan senang, sulit, sedih, maupun bimbang. Hal itu akan membuat kita sedikit belajar bagaimana cara memanage perasaan dan keinginan dalam menciptakan sebuah tulisan.

Satu lagi, apabila kita memiliki sebuah ide dalam pikiran kita yang tiba=tiba terlintas, usahakan agar ide tersebut segera kita tuangkan dalam tulisan mengingat jika ide tersebut terlalu lama disimpan akan membuat kita terlupa atau kehilangan keinginan untuk menuangkan ide itu dalam sebuat tulisan. Banyak membaca, satu hal yang sangat penting karena dengan banyaknya sumber bacaan yang mengisi otak kita itu akan memunculkan ide-ide baru dalam tulisan yang akan kita hasilkan.

 

Ada Sedikit Kisi-Kisi buat Tes Kerja Nih!!! February 23, 2009

Filed under: Friends,Motivations — lucky @ 08:55

Berdasarkan hasil obrolanku dengan salah satu seniorku di kampus. Awalnya membahas bagaimana menghadapi tes dalam usaha melamar pekerjaan, ya lumayan simple tapi memang sedikit repot. Tes pertama yang biasanya diadakan oleh perusahaan-perusahaan dalam menyeleksi karyawannya yaitu psikotest. Yup semua orang pasti pernah melakukan psikotest karena akhir-akhir ini psikotest ga hanya digunakan dalam proses rekruitasi karyawan tetapi biasa juga digunakan dalam moment yang lainnya.

Tapi ini khusus buat melamar pekerjaan ada beberapa kisi-kisi yang diberitahukan oleh senior saya yang mungkin telah banyak memakan asam garam kehidupan. Kira-kira kisi-kisi yang diberikan untuk menghadapi psikotest ini gini nih kuncinya :

1. Jangan bergadang malam harinya, jangan terlalu Capek

2. Pada saat ngerjain lucky kerjakan yang paling mudah, lau yang sedang dan paling susah

3. Jangan terpengaruh dengan kondisi sekitar..fokus aja pada diri sendiri.anggap diruangan itu cuan kita sendiri..jangan terpengaruh kalau yang lain kerjanya cepat

4. Kalau mengerjakan Hitungan Koran, enggak perlu banyak tapi konsisten..artinya konsisiten setiap waktu

5. Kalau menggambar Orang: gambar diri sendir dengan cita-cita kita

6. Kalau menggambar 8 kotak, usahakan Kotaknya penuh dan penuh makna yang besar

7. Kalau menggambar Pohon : lengkap semua unsur pohon

Intinya, kondisi saat kita akan mengikuti psikotest itu kita harus dalam kondisi yang

Itu buat psikotest, ada lagi kisi-kisi buat tes selanjutnya yang biasanya menjadi salahsatu agenda test nya, FGD (Focus Group Discussion), nah tes ini yang biasanya melengkapi psikotest yang sudah kita lakukan. Mo tau apa aja kisi-kisinya, ini nih :

1. jangan Ngotot menentang Pendapat orang…

2. jangan juga ngotot dengan lpendapat sendiri.

3. Lebih aktif dalam memberi pendapat, tetapi setiap pendapat kita kalau bisa berbobot…

4. Kalau memutuskan untuk menjadi moderator…kita harus siap Netral dan mendengar semua pendapat peserta..dan bisa mengambil kesimpulan

5. Perkataan paling enak begini: “Itu Ide yang bagus Pa/Bu, tetapi menurut saya bagaimana jika ditambah perihal….atau diperhatikan hal…

6. Gunakan alat tulis..pura-pra nulis..tapi jangan terlalu banyak nulis

Nah itu dia sedikit hal untuk menghadapi FGD test, selanjutnya tahap yang mendekati final dan kadang-kadang ini disertai dengan berbagai macam orang yang menjadi penanya dalam wawancara.  Sedikit kisi-kisinya kayak gini ni :

1. Berpakaian Rapi

2. Usahakan pada saat wawancara lebih banyak senyum

3. cara duduk juga diatur, kalau bisa jangan bungkuk..dan tangannya jangan bersandar di Meja..letakkan aja tangan diatas kaki

4. Pada saat wawancara coba dengarkan pertanyaannya bener-bener, lalu jawab aja dengan percaya diri..lebih sedikit tetapi berbobot itu lebih baguus…kecuali diminta menceritakan tentang diri sendiri

5. Pertanyaan paling sering adalah Kelemahan dan kelebihan

kalau kelemahan : jangan ceritakan kelemahan yang terlalu negatif atau yang bisa menggangu pekerjaan sperti : Bosenan, kurang gaul, mudah emosi, dan cuek, suka makan, ….tapi contoh : Saya orangnya agak pelupa nah untuk itu solusinya saya selalu membawa note book, saya orangnya sering capek untuk itu saya selalu sering minum vitamin dan mengatur waktu, saya kurang pintar mengatur waktu untuk itu saya selalu membawa agenda.

kala di tanya kelebihan : sampaikan kalau kelebihan itu bisa membantu pekerjaan kita nantinya

6. kalau mereka menggunakan B.inggris..kalau enggak terlalu yakin..kita katakan kalau b.inggris kurang bagus tapi kita wajib tetap menggunakan b.inggris supaya merka menilai kita mau mencoba…dan mau belajar.

Nah yang terpenting ada 2 hal :

1. Kalau ditanya ada pertanyaan, bertanya lah hal yang bobot contoh bagaimana perkembangan perusahaan ini kedepannya..apa yang biasa dilakukan Perusahaan untuk meningkatkan performance SDM…apa habit dari perusahaan ini supaya bisa beradptasi.,dll

2. Usahakan si Pewancara Nyaman berbicara dengan kita..ya kalau di bisa tertawa dan senyum tanpa dibuat-buat..75 % kita udah lolos

Wah itu tuh petuah-petuah yang diajarkan senior saya kepada saya, belum sempet dipraktekin sih tapi mudah-mudahan banyak waktu untuk mempraktekkannya. Semoga dengan teori-teori yang diberikan senior saya tersebut dapat membantu kita semua.



.

 

Tak Ada Artinya Usaha Tanpa Doa February 22, 2009

Filed under: Cerita Ajah...,Motivations,My Stories — lucky @ 13:02
Tags:

Sebentar saja aku terkesiap tatkala teman-temanku menanyakan mengenai masalah yang tengah kuhadapi saat ini. Beberapa pertanyaan muncul dengan santainya dari bibir mungil sahabatku ini. Kira-kira pertanyaan yang diajukan memang cukup simple dan tanpa perlu lama berfikir untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Simple tapi cukup menohok hatiku tatkala mendengarkan secara khidmat pertanyaan tersebut. Apakah usaha yang kamu lakukan untuk menyelesaikan permasalahanmu sudah maksimal? Itu pertanyaan pertama yang diajukan.

Pertanyaan kedua yang juga menjadi pertanyaan yang simple yaitu apakah kamu melakukan shalat tahajud di sepertiga malam? Itu pertanyaan keduanya. Dan yang terakhir adalah pertanyaan seberapa sering kamu melakukan shadaqoh terhadap fakir miskin? Cukup tiga buah pertanyaan yang simple diucapkan tetapi justru disitulah jawaban dari permasalahan-permasalahan yang selama ini kita hadapi.

Seperti tercantum dalam judul bahwa “tak ada artinya usaha tanpa doa”, jadi walaupun kita mati-matian kita berusaha melakukan usaha untuk menyelesaikan masalah yang terjadi pada hidup kita apabila tidak disertai dengan doa dan pintanya kepada Sang Khalik niscaya kita tak akan pernah menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

Itu yang paling berkesan dari obrolanku dengan salah satu temanku mengingat dengan adanya obrolan kali ini aku tersadar akan suatu hal yang mungkin terlupakan selama ini, hal yang cukup simple tetapi ternyata memiliki andil dan pengaruh yang cukup besar dalam penyelesaian masalah yang tengah dihadapi.

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.